Gawat! PBB Prediksi Bakal Ada Kebakaran Besar yang Terjadi 100 Tahun Sekali di Bumi

News  

NEW YORK --Laporan terbaru PBB mengungkapkan kabar yang kurang mengenakan. Sebab, PBB memprediksi kalau kebakaran hutan ekstrem akan semakin sering terjadi, dengan potensi peningkatan sampai 50 persen sampai akhir abad ini. Laporan tersebut menemukan ada peningkatan risiko di Kutub Utara dan wilayah lain yang sebelumnya tidak terpengaruh oleh kebakaran.

Para ilmuwan mendefinisikan kebakaran ekstrem itu sebagai kebakaran yang luar biasa, yang bisa terjadi kira-kira sekali dalam seratus tahun. Para peneliti mengatakan, kenaikan suhu dan perubahan cara kita menggunakan lahan akan mendorong peningkatan potensi kebakaran itu. Studi baru menyerukan realokasi radikal sumber daya keuangan dari memerangi kebakaran menjadi ke pencegahan.

Para ilmuwan dari Program Lingkungan PBB (UNEP) mengatakan, api besar bisa berkobar selama beberapa pekan dengan api yang lebih panas. Kekabaran akan terjadi di sebagian besar planet bumi, khususnya wilayah hutan. Namun api sudah mulai menyala di daerah utara yang terpencil, di lahat gambut kering dan di lapisan es yang mencair.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Studi terbaru ini memprediksi akan ada peningkatan global dalam kebakaran ekstrem hingga 14 persen pada tahun 2030, dibandingkan dengan jumlah kebakaran yang tercatat pada 2010-2020. Peningkatannya bisa mencapai 30 persen pada 2050 dan 50 persen pada akhir abad ini. ''Analisis ini didasarkan pada definisi kebakaran besar yang akan terjadi setiap 100 sekali. Jadi ini adalah peristiwa kebakaran dengan frekuensi yang sangat rendah,'' kata Dr Andrew Sullivan dari Commonwealth Scietific and Industrial Research Organization (CSIRO) di Canberra, Australia, dikutip dari BBC, Rabu (23/2).

Menurut Dr Sullivan, potensi kebakaran semacam itu akan meningkat 1,3 hingga 1,5 kali lipat, berdasarkan analisis frekuensi kebakaran global. Hasilnya serupa dalam skenario emisi karbon rendah atau tinggi. Studi ini mendefinisikan kebakaranbesar sebagai kebakaran yang luar biasa atau tidak biasa. Tapi definisi tersebut bisa berbeda tergantung lokasi. Jika melihat kebakaran gambut di Kutub Utara, lanjut dia, sudah bisa menyebar dengan kecepatan satu sentimeter per jam.

Hal itu belum tentu dianggap sebuah kebakaran besar. Namun peristiwa itu tentu tidak biasa di tempat yang hampir tidak ada manusia. ''Kebakaran seperti ini di lahan gambut adalah kebakaran yang ekstrem, tetapi bukan itu yang Anda bayangkan sebagai kebakaran ekstrem jika Anda tinggal di California,'' jelas Dr Sullivan.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Pendaki dan jurnalis

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image